• Senin, 28 November 2022

Upacara Penti Weki Peso Beo Dan Syukuran Panen Warga Gendang Mawe NTT Telah Selesai Dan Sukses Digelar

- Selasa, 15 November 2022 | 18:58 WIB
Momen Ritual Libur Kilo Menjelang Puncak Upacara Penti Weki Pedo Beo Gendanh Mawe (Lintas Pewarta)
Momen Ritual Libur Kilo Menjelang Puncak Upacara Penti Weki Pedo Beo Gendanh Mawe (Lintas Pewarta)

LINTAS PEWARTA- Warga masyarakat yang terhimpun di bawah Gendang Mawe Desa Golo Lajang Barat Kecamatan Pacar Kabupaten Manggarai Barat NTT telah melangsungkan upacara adat 'Penti Weki Peso Beo' tahun 2022 sebagai tanda celung cekeng wali ntaung (tanda peralihan musim dan pergantian tahun) menurut tata budaya Manggarai

Rangkaian upacara Penti Weki Peso Beo sekaligus Syukuran Panen warga Gendang Mawe tersebut digelar selama 3 hari sejak tanggal 10 hingga 12 November 2022.seluruh kegiatan terpusat di Rumah adat (mbaru gendang) Mawe Desa Golo Lajang Barat

Puncak upacara Penti Weki Peso Beo dan Syukuran Panen warga gendang Mawe tahun 2022 ini digelar pada Sabtu 12 November 2022 dan dilaksanakan dalam dua tata upacara yaitu upacara Adat dan perayaan Ekaristi (Gereja Katolik) 

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Musikah di Surade Sukabumi Terancam 15 Tahun Penjara, Masih Sempat Berdalih!

Ritual 'Tudak Penti' digelar lebih awal yaitu pada Sabtu pagi Pkl.08.00 Wita hingga Pkl.09.00 Wita, sementara perayaan Ekaristi dimulai Pkl.10.00 Wita sampai selesai

Pantauan Media ini, semua warga Gendang Mawe hadir mengikuti upacara adat bernilai sakral tersebut  baik yang tinggal di kampung Mawe Desa Golo Lajang Barat sebagai kampung pusat maupun warga Mawe yang tinggal di Rembong atau yang biasa disebut Mukang atau Pemekaran dan juga yang tinggal di Labuan Bajo Ruteng dan di sekitar kampung Mawe

Dalam Ritual Tudak Penti Peso Beo Gendang Mawe ini, hewan berupa ayam dan babi dijadikan sebagai media persembahan umum warga kepada Mori Jari agu Dedek (Tuhan pencipta) dan kepada seluruh Leluhur Gendang Mawe (empo)

Baca Juga: PDIP Sebut Jokowi Layak Jadi Sekjen PBB Setelah Selesai Menjabat Presiden RI, Begini Tanggapan Warganet

Tudak Penti dituturkan dalam bahasa Manggarai dan disampaikan oleh salah seorang tokoh adat Gendang Mawe,Ruben Abdulah setelah mendapat mandat dari Tu'a Gendang atau kepala Kampung,Simon Denggon didampingi para tetua adat lainnya

Di saat bersamaan, para kepala suku atau Tu'a Panga seperti Panga Mawe I, Panga Mawe II, Panga Mawe III, Panga Mawe Mulu dan Panga Mawe Tanggar masing masing memegang satu ekor ayam sebagai persembahan pribadi atau panga

Halaman:

Editor: Ade Windiarto

Sumber: Lintaspewarta.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPB Gelar Kontes Ayam Pelung Piala Dandim Brebes

Senin, 14 November 2022 | 11:34 WIB
X