• Minggu, 2 Oktober 2022

Sasando Diakui Wipo Sebagai Kekayaan Intelektual Provinsi NTT

- Senin, 19 September 2022 | 06:45 WIB
Wagub NTT,Yosef Nae Soi (Lintas Pewarta)
Wagub NTT,Yosef Nae Soi (Lintas Pewarta)

LINTAS PEWARTA- Wakil Gubernur (wagub) NTT,Yosef Nae Soi mengatakan bahwa World Intellectual Property Organisation (WIPO) atau Organisasi Paten Dunia mengakui alat musik Sasando sebagai kekayaan intelektual provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meskipun ada negara lain yang mengklaim Sasando itu sebagai milik mereka

Hal itu disampaikan wagub Nae Soi saat memberikan keterangan Pers  kepada wartawan di Kupang terkait persiapan NTT sebagai tuan rumah PON XXII tahun 2028 mendatang.Jumat,16 September 2022

"Memang ada negara lain yang mengklaim Sasando sebagai milik mereka namun setelah kita meyakinkan WIPO, mereka akhirnya mengakui sasando sebagai milik kita" sebut Nae Soi

Baca Juga: Gelar Musyawarah Penjaringan DCS,PAC PDIP Kecamatan Pacar Manggarai Barat NTT Rekomendasikan Sejumlah Nama

Nae Soi mengatakan bahwa pada 9 November 2022 nanti Dirinya akan berangkat ke Jenewa untuk menerima sertifikat hak kekayaan intelektual sasando yang sudah dikeluarkan oleh WIPO

Dirinya mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota se NTT untuk mendaftarkan kain tenun dan ekspresi budaya tradisional lainnya ke kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kemenkumham) sebagai kekayaan intelektual komunal sehingga kemenkumham akan mendaftarkannya ke WIPO

"Saya mengimbau ke pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendaftarkan kain tenun dan ekspresi budaya tradisional lainnya agar kita tidak kecolongan lagi baik di tingkat nasional maupun internasional" ungkap Nae Soi

Baca Juga: Musornaslub Koni Tetapkan NTB Dan NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028

Editor: Ade Windiarto

Sumber: Biro Adpim Setda NTT

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X