Bangsa yang Tersalib

- Minggu, 22 Januari 2023 | 16:58 WIB
Bangsa yang Tersalib, Karya Aleks Giyai (Puisi Kaki Abu/Lintas Pewarta)
Bangsa yang Tersalib, Karya Aleks Giyai (Puisi Kaki Abu/Lintas Pewarta)

LINTAS PEWARTA - Hidup hanya selembar kertas tipis belaka, ditulis dengan peluh darah dan debu tanah, keluh dan penuh bayang ilusi. Dia bukan takdir tapi berwujud misteri.

Tampak, sebagian insan menuju jalan yang benar hingga kekokohan nalurinya genggam idealisme dan sebagian nafas berbelok pada jalan dusta mencari dunia fatamorgana.

Keluh terpendam dipalung kehidupan yang dihengkang serdadu tirani. Penindihan semakin tua di antara muatan kekejian dan kebiadaban yang tua.

Baca Juga: Hari Raya Tahun Baru Imlek 2023, Kapolri Ucap Selamat dan Sampaikan Hal Ini

Insan gerah hati yang meronta pun nafasnya di buntut, hingga berujung di kirimkan ke pusara dan lain ke bui oleh serdadu dan predator. Pada persada negeri koloni, hanya pendusta, penghianat, penceboh dan pembudak mampu bersambung kehidupan.

Ketika tampak, doa-doa insan tertindih, selalu berujung terborgol pada bedil serdadu kolonial yang tak pernah sampai pada pintu bala serdadu Ilahi yang semawi.

Begitu pula nyanyian-nyanyian insan koloni kian ringkih di bilas cakar hukum dan dibilas tangan jahil, yang selalu hambar pada permukaan bumi manusia dan tak pernah keadilan bala tentara surgawi mengiringi bersama simponi surganya.

Baca Juga: Hadir di Acara Tradisi Cakcakan, Gubernur Wayan Koster: Lestarikan Warisan Leluhur

Ini, doa dari kisah kaum heroik di persada bangsa tertindas. Insan patriot gerylia di hutan dikejar dan insan patriot di kota di buntut, serta insan lain jiwanya tersembelih kegetiran dengan kebanyakan hadirnya militer. Kau bahagiakah, jika hidup bakti pada bangsa jahanam dan bengis itu?

Halaman:

Editor: Yohanis Analdi Sogara

Sumber: Aleks Giyai

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi tentang Mama, Haru, Sedih dan Bangga

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:43 WIB

Kabar Buruk Bumi Pailit

Senin, 23 Januari 2023 | 10:56 WIB

Sabda-Sabda Pemberontakan

Senin, 23 Januari 2023 | 09:30 WIB

Bangsa yang Tersalib

Minggu, 22 Januari 2023 | 16:58 WIB

Surat Mama dari Kampung

Minggu, 22 Januari 2023 | 09:09 WIB

Diam yang Terluka

Minggu, 22 Januari 2023 | 07:20 WIB

Tetap Rukun dalam Perbedaan

Jumat, 20 Januari 2023 | 10:20 WIB

Bharada E, Tuan Kopong MSF: Nilai Sebuah Kejujuran

Kamis, 19 Januari 2023 | 18:53 WIB

Arti Ayah dan Ibu bagi Seorang Prabowo Subianto

Rabu, 18 Januari 2023 | 13:48 WIB
X