Surat Mama dari Kampung

- Minggu, 22 Januari 2023 | 09:09 WIB
Surat Mama dari Kampung (Pixabay Ilustrasi/Lintas Pewarta)
Surat Mama dari Kampung (Pixabay Ilustrasi/Lintas Pewarta)

LINTAS PEWARTA - Puisi tentang Surat Mama dari Kampung, tulisan tangan Aleks Giyai.

"Kubaca surat mama dari kampung
Berdebar hati menggetarkan sukma
Isak tangispun jatuh dipelipur mata
Ketika amplop kusam berdebu kubuka

Alamatmu ditulis dengan airmataku, anak!
Ditengah tubuhku yang semakin rapuh
Walau kau dalam penempuan mencari ilmu
Namun harus kukabar tentang pusakamu

Kebun tua mama kini kering kerontang
tiap pekarangan kebun ilalang bermekar
laksana pohon-pohon dirimbah belantara
Dibalik viralnya tanah suci nan subur

Baca Juga: Diam yang Terluka

Tanah warisan pemberian Sang Pencipta
Terasa sunyi diladang-ladang kebun
Semua tlah musna di rongga dana desa
Digilas daun rupiah yang beterbangan

Anakku, bimbang dan resah menghantuiku
Tubuh munggil disenggat terik mentari
Ketika tangan kecil mematok-matol beden
Untuk menjaga tradisi bercocok tanam

Anakku, jikalau belajar di bangku study
Janganlah hanya berkutat dengan ilmu
Hendaklah mempelajari tentang berkebun
Agar ada reboisasi dengan cara modern
Karna bapamu dan blacky jadi raja togel disini".***

By: Aleks Giyai

Halaman:

Editor: Yohanis Analdi Sogara

Sumber: Aleks Giyai

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi tentang Mama, Haru, Sedih dan Bangga

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:43 WIB

Kabar Buruk Bumi Pailit

Senin, 23 Januari 2023 | 10:56 WIB

Sabda-Sabda Pemberontakan

Senin, 23 Januari 2023 | 09:30 WIB

Bangsa yang Tersalib

Minggu, 22 Januari 2023 | 16:58 WIB

Surat Mama dari Kampung

Minggu, 22 Januari 2023 | 09:09 WIB

Diam yang Terluka

Minggu, 22 Januari 2023 | 07:20 WIB

Tetap Rukun dalam Perbedaan

Jumat, 20 Januari 2023 | 10:20 WIB

Bharada E, Tuan Kopong MSF: Nilai Sebuah Kejujuran

Kamis, 19 Januari 2023 | 18:53 WIB

Arti Ayah dan Ibu bagi Seorang Prabowo Subianto

Rabu, 18 Januari 2023 | 13:48 WIB
X