• Minggu, 29 Januari 2023

Gladi Pengamanan dan Tinjau Venue, Kapolri Pastikan KTT G20 Berjalan Lancar dan Aman

- Minggu, 6 November 2022 | 20:09 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan kepada personil yang akan menjalankan tugas melakukan pengamanan KTT G20 di Bali  (Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan kepada personil yang akan menjalankan tugas melakukan pengamanan KTT G20 di Bali (Divhumas Polri)

LINTAS PEWARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri menggelar gladi bersih apel pasukan pengamanan KTT G20 di Bali, Minggu 6 November 2022.

Selain menggelar gladi bersih apel pasukan, Kapolri juga melakukan peninjauan terhadap sejumlah venue yang menjadi tempat kunjungan delegasi negara-negara G20.

"Hari ini kita melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, dari tadi pagi melaksanakan gladi untuk persiapan apel pengamanan, kemudian setelah itu kita meninjau venue-venue yang memang akan menjadi rangkaian kegiatan kunjungan," ujar Kapolri di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali.

Baca Juga: Kemenkes Siapkan Obat Terapi Gagal Ginjal Akut Fomepizole, Berikut Daftar RS yang Menyediakan

Selain itu, Kapolri juga melakukan koordinasi dengan Paspampres untuk memastikan titik-titik pengamanan yang dibagi menjadi tiga ring pengamanan. Dengan koordinasi langsung ini, Kapolri ingin memastikan semua unsur pengamanan memahami terkait dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing ring pengamanan.

"Kita yakin bahwa seluruh rangkaian pengamanan khususnya yang dilaksanakan oleh Polri dan juga TNI ini bisa berjalan dengan baik, koordinasi di lapangannya juga bisa berjalan dengan baik. Ke depannya kita harapkan seluruh rangkaian berjalan dengan aman," tegas Jenderal Sigit.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri akan menempatkan personel di tiap titik perbatasan baik di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada titik-titik perbatasan yang mengarah ke Bali ini, kata Kapolri, juga dipasang kamera CCTV yang dilengkapi dengan pemindai wajah alias face recognition.

"Sehingga kemudian daftar dan data orang-orang yang kita pantau semuanya termonitor. Dan ini, tentunya kita terus lakukan evaluasi sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Impor Usai Harga Kedelai Naik, Warganet: Petani Pensiun, Yuk!

Halaman:

Editor: Ade Windiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SHE: Mendudukkan Bu Megawati di Tempat Seadil-Adilnya

Senin, 16 Januari 2023 | 10:04 WIB
X